letupan

 aku duduk di cafe, ga ada tempat pojokan yan bisa buat aku duduk tegak. 

yang ada pojokan bean bag dan akhirnya yaa duduk disitu 

menulis, nangis, menulis 

setelah 3 jam ada orang yang duduk di meja sebelah ku

lucu nya dia pesan minuman yang sama, es coklat

perasaan tadi mulai hilang. yaaa shutdown feelings is my skill.

advance skill

yaa aku hanya menjadi aku sepanjang hidup, 

ketidakpeduliaan ku, rasa sensitive yang aku punya adakah part of me

aku harus apa ? 

aku pergi tanpa bilang apapun 

tanpa bicara satu patah kata pun 

aku mu pulang karena emang ga pernah betah diem di luar. 

lapangan softball 

cafe ini 

2 tempat yang bisa jadi tempat pelarian ku sekarang ini 

aku pernah hidup sendiri, kenapa aku ga biarin aja semuanya kaya gitu dan ga membuka ruang untuk siapapun 

kenapa ? 

pertanyaan dengan tanda penyeselan

aku bilang hidup ku lebih enak sekarang 

yaaa masih lebih baik dari pada dengerin pertengkaran manusia lain

melihat darah yang cuma menjadi gretakan untuk cari perhatian 

kini sunyi karna aku memilih untuk diam setiap waktu 

memilih membungkam semua yang aku pikirkan untu tetap dipikiran 

tapi ada kala rasa itu terlau menyesakkan 

aku tdak pernah maminta seseorang untuk bertahan dengan ku 

aku membuka pintu selebar mungkin untuk membiarkan sesuatu datang dan pergi 

tapi kenapa orang yang datang hanya mengusik ku 

apa aku tidak baik untuk menjamu nya 

apa aku kurang menjamunya 

atau bahkan tidak pantas ? 

apa aku harus menjamu semuanya 

aku ga pernah minta mereka datang 

aku yang selalu menjadi objek salah 

setiah lngkah akn menjadi salah 

aku seharusnya lebih banyak diam

lebih diam lagi

lebih lagi


Komentar

Postingan Populer